Teror Geng Motor Medan di Jam Sahur Resahkan Warga

Masyarakat di kota Medan belakangan ini lagi dibikin nggak tenang saat mau menjalankan aktivitas ibadah di dini hari. Kabar mengenai Teror Geng Motor yang sering muncul di jam sahur mulai menghantui warga yang mau berangkat ke masjid atau sekadar mencari makan di luar rumah. Sekelompok remaja yang mengendarai motor dengan knalpot brong sering kali beraksi secara brutal, mulai dari aksi balap liar sampai tindakan kekerasan yang menyasar pengendara motor lain secara acak. Tentu saja hal ini bikin suasana Ramadan yang harusnya tenang dan damai jadi penuh rasa takut dan was-was setiap kali mau keluar rumah.

Aksi ugal-ugalan ini biasanya terjadi di jalanan yang sepi dan minim penerangan, di mana mereka merasa bebas buat bikin onar tanpa takut ketahuan petugas. Akibat dari Teror Geng Motor yang makin berani, banyak pedagang makanan sahur yang terpaksa tutup lebih awal atau memilih nggak jualan sama sekali karena takut jadi korban salah sasaran. Warga yang biasanya semangat jalan kaki ke masjid buat salat subuh berjamaah, sekarang lebih milih buat salat di rumah saja demi keamanan diri masing-masing. Sangat ironis memang, di saat orang lain lagi sibuk mengejar pahala, sekelompok oknum ini malah sibuk cari masalah dan merugikan banyak orang.

Dampak dari perilaku negatif ini bikin citra kota Medan jadi terkesan rawan kriminalitas, terutama di jam-jam yang sakral bagi umat muslim. Masalah Teror Geng Motor ini juga bikin geram para tokoh pemuda dan aparat kepolisian yang terus berusaha melakukan patroli skala besar di titik-titik rawan tawuran. Banyak dari pelaku yang tertangkap ternyata masih di bawah umur, yang menunjukkan kalau pengawasan dari orang tua di rumah masih sangat lemah. Perlu ada tindakan yang lebih tegas, nggak cuma sekadar pembinaan, supaya ada efek jera buat siapa saja yang berani ganggu ketenangan warga di bulan puasa.

Polrestabes Medan sebenarnya sudah membentuk tim khusus buat memburu para anggota geng yang sering bikin rusuh di jalanan protokol. Tapi karena gerombolan Teror Geng Motor ini sering berpindah-pindah lokasi, pergerakan mereka jadi agak sulit ditebak secara pasti. Masyarakat diimbau buat tetap waspada dan sebisa mungkin nggak keluar sendirian di jam-jam rawan kalau nggak ada urusan yang bener-bener mendesak. Melaporkan setiap ada gerombolan motor yang mencurigakan lewat aplikasi polisi atau call center darurat bisa jadi langkah awal buat mencegah jatuhnya korban lebih banyak lagi di kemudian hari.