Tim Cagar Budaya Meninjau Pelabuhan Lama Belawan Medan
Kelompok ahli pelestarian cagar budaya Sumatera Utara bersama dinas kebudayaan menggelar pemeriksaan lapangan ke kawasan pelabuhan bersejarah di wilayah Belawan. Langkah Pelabuhan Lama Belawan ini dilakukan untuk mendata sisa-sisa bangunan dermaga tua, gudang penyimpanan barang peninggalan kolonial, serta mercusuar tua yang bernilai sejarah tinggi. Tim peneliti mencatat tingkat kerusakan fisik struktur bangunan akibat erosi air laut serta pengikisan usia guna merancang skema pemugaran yang tepat. Kawasan pelabuhan tua ini memiliki peran sejarah yang sangat penting sebagai pintu gerbang utama perdagangan internasional Sumatera Utara pada masa lalu.
Pemeriksaan mencakup pengukuran ketahanan struktur dinding bata, pilar penyangga dermaga kayu, serta keberadaan benda-benda peninggalan sejarah pelayaran di sekitar kompleks pelabuhan. Pemilik lahan dan pengelola kawasan diimbau untuk tidak membongkar atau mengubah bentuk fisik bangunan tua tanpa mengantongi izin rekomendasi resmi dari tim cagar budaya. Pelaksanaan Tim Cagar Budaya dalam mengkaji situs bersejarah ini ditujukan untuk mengamankan aset kekayaan sejarah bangsa dari ancaman pembongkaran liar atas nama pembangunan. Rekomendasi penetapan status situs cagar budaya tingkat provinsi akan segera diterbitkan agar kawasan pelabuhan lama mendapat perlindungan hukum yang kuat.
Rencana revitalisasi kawasan pelabuhan tua ini akan mengusung konsep museum terbuka penataan wisata bahari yang terintegrasi dengan sejarah pelayaran Nusantara. Kehadiran situs Lama Belawan Medan yang terawat dengan baik diproyeksikan akan menarik minat banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang mencintai sejarah kebaharian. Pengunjung kelak dapat menikmati suasana kejayaan pelabuhan tempo dulu sambil mempelajari sejarah pengiriman komoditas rempah dan hasil perkebunan Sumatera ke seluruh pelosok dunia. Penataan kawasan dermaga tua ini juga akan memberdayakan ekonomi warga nelayan sekitar melalui penyediaan pusat penjualan kuliner hasil laut segar.
Pemerintah kota menyambut baik langkah penyelamatan situs bersejarah ini sebagai bagian dari penguatan identitas Kota Medan sebagai kota bandar maritim yang megah. Kerjasama dengan perusahaan pengelola pelabuhan nasional dijalan secara erat guna merealisasikan pembagian zona kawasan industri modern dan area cagar budaya. Generasi muda Kota Medan kelak memiliki sarana pembelajaran sejarah kebaharian yang sangat lengkap dan kaya akan bukti-bukti fisik peninggalan masa lalu. Pelestarian peninggalan dermaga tua ini memperkaya perbendaharaan destinasi wisata sejarah yang membanggakan di provinsi Sumatera Utara.
Upaya penyelamatan warisan sejarah maritim ini menjadi komitmen bersama dalam merawat rekam jejak kejayaan bangsa di bidang pelayaran dan perdagangan internasional. Tim cagar budaya akan terus mengawal setiap tahapan pemugaran bangunan dermaga tua agar tetap sesuai dengan prinsip-prinsip pelestarian keaslian cagar budaya. Dukungan masyarakat pesisir Belawan sangat menentukan keberhasilan perlindungan situs bersejarah ini dari pengerusakan maupun pencemaran lingkungan pantai. Pelabuhan Lama Belawan kini bersiap bangkit kembali menjadi pesona wisata sejarah maritim yang megah dan berdaya saing tinggi.
